Showing posts with label poem. Show all posts
Showing posts with label poem. Show all posts

Tuesday, May 21, 2013

aku salah & liontin hatiku

membiarkan nya pergi terlalu jauh
membiarkannya hilang ditengah segala ketidakpastian

aku tidak menyadarinya
hingga pandanganku akan dirinya mulai kabur

kucoba untuk berjalan kearahnya
memastikan ia masih disana, baik-baik saja

tapi terlambat, ia sudah terlalu jauh
jauh tak terlihat dan tak akan kembali

ku tahu aku salah
dari pertama pun aku tahu aku salah



 ***



burung itu ku lepaskan
dengan angan "ia akan menemukan hidup yang sebenarnya"

ia terbang. tinggi
sesuai bayanganku

ia terbang bersama kawanan burung yang lain
terlihat sangat bahagia dengan lingkungan barunya

tapi pandangan bahagia itu hanya sesaat
sebelum aku mendengar bunyi tembakan

sebelum aku melihatnya mulai oleng
dan terbang dengan cepat sesuai gravitasi bumi

bukan, ia tidak terbang
burung itu jatuh tertembak

kusaksikan dengan mataku sendiri
burung yang telah ku lepaskan, mati

mati membawa kalungku
kalung dengan liontin hati, milikku

Friday, April 5, 2013

Pasti Berakhir

semua datang dan pergi
silih berganti , mengisi hari-hariku
tapi ku tak mengerti, arti dari semua ini
kemunafikan, kepalsuan, pengkhianatan

semua mencerca, memojokkanku
hingga aku mencapai titik jenuhku
sekian lama aku menunggu
apa maksudnya?

tak ada jawaban
apa sebenarnya?
hening.

aku lelah mencari jawaban.
yang kutau hanya satu
suatu saat, semua ini pasti berakhir.



AngelikaTessaCornelia
11:40am; 3/4/2013
Modul Inggris; XII-IPB

Tuesday, March 19, 2013

Pangeran

Sia-sia
Ya, semua yang telah ku lakukan,
Untukmu
Sia-sia belaka

Tak kau pandang bagaimana usahaku
Bukan untuk meminta kembali
Bukan.
Hanya sekedar penghargaan

Aku bukan boneka
Yang bisa kau ajak main, saat kau ingin
Dan kau buang, saat kau bosan
Bukan boneka.

Aku manusia
Seorang gadis yang merasa telah menemukan pangerannya
Pangeran yang ternyata pangeran semu
Pangeran yang menecewakan

Ku tahu aku salah,
Tapi apa daya?
Perasaan tak kunjung pergi
Pangeran sejati tak kunjung datang

Aku lelah, lelah menanti
Lelah untuk bersabar
Lelah mencoba memahami
Aku hanya lelah

Ku doakan kau
Agar berhasil mendapatkan putri kecilmu
Yang mungkin akan mau berkorban lebih besar
Dari yang telah ku lakukan untukmu

Atau justru, tidak memandangmu
Seperti aku memandangmu,
Seorang pangeran
Meskipun mengecewakan


AngelikaTessaCornelia
8:47 PM
19/03/2013

Kata Hati

Perasaan ini
Kian lama kian membesar
Semakin jelas pula
Arah dan tujuannya

Membahagiakanmu.

Ya, itu saja
Tak harap lebih
Tak harap kembali

Perhatianku, untuk memastikan
Bahwa kamu tak kesepian
Peduliku, untuk memastikan
Bahwa kamu baik-baik saja

Bohong.
Bohong kalau aku tak mencintaimu
Bohong kalau aku tak merindukanmu
Kalau aku tak menyayangimu

Mungkin bagimu, perasaan ini salah
Dari awal juga sudah salah, menurutku
Tapi aku hanya mengikuti kata hati
Untuk ada di sisi


AngelikaTessaCornelia
8:15 AM
19/03/2013
Modul Jerman IV